29 January 2012

Dana Talangan Haji dari Bank Mandiri


Dengan dana talangan haji berangkat ke tanah suci bukan lagi mimpi itulah salah satu kalimat di sebuah spanduk baner di dalam lobi sebuah bank pemerintah. Sebagai mana kita tahu ibadah haji yang sudah jadi salah satu kewajiban bagi umat islam yang mampu dalam arti baik biaya dan kesehatan. Mengenai biaya sekarang sudah bukan masalah besar lagi karena beberapa bank sudah menyediakan salah satu produk untuk memfasilitasi umat Islam yang berniat berangkat ibadah haji  ke tanah suci tapi belum cukup biaya yaitu yang dinamakan dana talangan haji.

Salah satu contoh misalnya dana talangan haji adalah merupakan produk perbankan yang dikeluarkan oleh Bank Mandiri baik bank konvensional atau bank syariah Mandiri, memberikan pinjaman untuk memudahkan pendaftaran dalam rangka mendapatkan kuota keberangkatan haji. Ibadah haji ini tidak seperti ibadah yang lain misalnya ibadahkurban asal kita punya uang untuk beli kambing/domba atau sapi sebagai hewan ternak tinggal beli di titip ke panitia untuk disembelih dan dibagikan kepada yang berhak,  maka ibadah pun terlaksana. Karena ibadah haji berhubung dengan kuota tadi yang diakibatkan calon jemaah yang terlalu banyak tiap tahun tambah terus sedangkan tempat penyelenggaraan kota Makkah dan sekitarnya relatif tetap.

Mengapa harus dengan dana talangan haji?Karena dengan banyaknya peserta jemaah haji peyelenggara haji dalam hal ini Saudi Arabia menetapkan kuota untuk tiap negara. Maka pemerintah indonesia dalam hal ini Departemean agama menetapkan kuota untuk masing-masing daerah. Jadi tiap orang yang daftar dengan niat berangkat haji harus sabar antri  untuk mendapat giliran berangkat sesuai dengan nomor pendaftarannya. Jadi yang duluan daftar lebih besar kemungkinan untuk lebih dulu berangkat. Maka dengan adanya dana talangan haji kesempatan untuk mendaftar lebih cepat bisa terlaksana. Adapun masalah cicilan ke bank dengan adanya antrian sebelum berangkatpun kemungkinan sudah dapat dilunasi.

Agar kita berada dalam urutan daftar calon jemaah haji adalah pertama setor uang ke bank atau buka rekening tabungan haji sebesar 25 juta baru datang ke kantor departemen agama setempat untuk mendaftar. Dengan dana talangan haji dari Bank Mandiri calon haji dengan minimal punya uang 5,5 juta sudah bisa mendaftar karena sisanya akan ditalangi oleh bank.

Berikut adalah rincian dana talangan haji dari bank Mandiri
  • Talangan Haji hingga Rp. 20 juta
  • Jangka waktu 1 tahun atau 2 tahun
  • Proses cepat  1 s.d. 3 hari setelah dokumen lengkap
  • Persyaratan,
  1. isi  aplikasi talangan haji,
  2. Identitas diri(salinan KTP, KK, Surat Nikah, pas photo terbaru suami Istri),telah membuka tabungan  haji bank mandiri (dengan saldo minimum Rp. 5,5 juta) 
  3. Pelunasan dana talangan bisa sekaligus pada saat jatuh tempo
Biaya talangan (ijaroh) dibayar di muka
  • Dana talangan Rp 10 juta untuk jangka waktu 1 tahun Rp. 1,20 juta dan jangka waktu 2 tahun Rp.2,20 juta
  • Dana talangan Rp 15 juta untuk jangka waktu 1 tahun Rp. 1,50 juta dan jangka waktu 2 tahun Rp.2,80 juta
  • Dana talangan Rp 20 juta untuk jangka waktu 1 tahun Rp. 1,95 juta dan jangka waktu 2 tahun Rp.3,50 juta
Demikian informasi ini blogger sampaikan barangkali di antara sobat blogger ada yang berminat mendaftarkan diri sebagai daftar tunggu dalam antrian sebagi calon jemaah haji. Nah jadi gitu ya caranya daftar untuk mendapat dana talangan serta no antrian calon jemaah haji. Mendaftarnya tidak bisa online lho emangnya mendaftar twitter atau cara cepat tambah  followers twitter.

Ada dua pendapat mengenai hukum naik haji dengan menggunakan dana talangan haji. Pertama halal karena dana talangan haji bukan pinjaman dengan uang berbunga seperti layaknya pinjaman bank. Dan dana ijaroh sebagi biaya atau upah atau imbalan memberi uang talangan kepada nasabah. Serta pendapat yang kedua Riba karena uang berasal dari bank yang tercampur bunga bank yang termasuk riba. Bagai mana menurut sobat-sobat sekalian? Apakah sama layanan perbankan berupa tabungan haji dengan produk perbankan lain dengan segala kemudahan transaksi yang ditawarkan.? Mohon pendapatnya ya..tulis saja di kolom komentar. Maaf saja merepotkan.

20 comments:

  1. informasinya bagus banget kang, pasti banyak yang butuh info begini, tapi soal hukum secara agama saya gak tahu, bingung soalnya antara uang bunga, ada yg bilang riba ada juga yang bilang mubah/makruh, :D
    semoga nanti ada yang bisa menjelaskan secara rinci ya :D

    ReplyDelete
  2. @stupid monkey ok saya berharap ada yang lebih mengerti hukum tentang dana talangan ikut koment

    ReplyDelete
  3. wah, hebat donk, ada yg talangin ya... itu akan sangat membantu sekali.
    mengenai hukumnya aku jg gak begitu paham.

    ReplyDelete
  4. @Penghuni 68, iya buat yang baru punya uangg sedikit atau belum cukup bisa di talangin bank. tank sudah koment

    ReplyDelete
  5. klo ane sih prinsipx tetap aja bila mampu baru berangkat klo harus ngutang nih wah nggak dulu ah....daripada habis pulang haji punya utang....
    btw thanks for comment on my blog gan...

    ReplyDelete
  6. @pinang baris, maksudnya setelah utang lunas baru berangkat karena calon haji sekarang daftar tunggunya 5 tahun sedangkan dana talangan paling lama 2 tahun, jadi tidak mungkin kita berangkat dengan beban utang,..sama-sam terima kasih

    ReplyDelete
  7. menurut aku itu halal... kenapa halal karena :
    1. dana talangan itu tidak ada bunganya sehingga tidak digolonkan riba
    2. kalo kita berangkat haji dengan dana berhutang harus ada ijin dari yang kasih hutang. dalam hal hal ini pihak bank yang memberi fasilitas otomatis mereka mengijinkan.
    3. sebetulnya kita tidak berangkat haji dengan menanggung hutang karena jangka waktu 2 tahun itu lebih cepat daripada waiting list haji jadi sewaktu kita berangkat saya yakin itu sudah lunas.

    maaf mungkin cuma itu yang aku tahu untuk kurang dan lebihnya saya mohon maaf

    ReplyDelete
  8. @Anonymous, terima kasih atas pendapatnya , memang benar kita berangkat setelah hutang ke Bank lunas

    ReplyDelete
  9. beuh si bapa dapat PPP kakap, kalau pay-out traktir kita dong

    ReplyDelete
  10. dana talangan itu hakekatnya piutang dari bank ke nasabah. karena piutang, maka tidak boleh diambil upah sebab upah ini jadinya riba.

    ReplyDelete
  11. kecuali kalau upah itu ditujukan untuk usaha di luar penalangan. tapi kok mahal banget ya?

    ReplyDelete
  12. @Anonymous jadi sama dengan bunga bank pada umumnya hanya beda istilah?

    ReplyDelete
  13. @Anonymous yang maksudnya mahal apanya?biaya talangannya atau ijaroh

    ReplyDelete
  14. okk atas dana talanganya mohon infonya antara ijaroh sama bunga bedanya dimana

    ReplyDelete
  15. YANG NALANGIN SIH BAGUS,,
    TAPI YANG GAK ENAKNYA BAYAR BUNGANYA ITU LOH SETAHUN 10 JUTA,,,,!!
    ITU BISNIS BANK MANDIRI

    ReplyDelete
  16. YANG JELAS HARAM BRO..

    ReplyDelete
  17. saya akan berangkat haji sampai saya mampu secara pribadi//tanpa harus pinjam uang

    ReplyDelete
  18. Mau naik haji kok ngutang? Apa kata dunia?
    Hehe. Di sinilah butuh kearifan kita sebagai muslim yang berniat naik haji. Sebelum mengambil talangan haji, pastikan kita memiliki penghasilan yang cukup untuk mengangsur tanpa mengganggu kebutuhan sehari-hari. Lebih tepat lagi jika anda sebetulnya memiliki harta tapi tidak dalam bentuk simpanan uang, melainkan dalam bentuk aset lain seperti emas atau tanah.

    Btw, sebenarnya kurang tepat juga kalau dikatakan talangan haji = berhutang untuk berhaji. Kenapa? Karena talangan haji harus sudah lunas sebelum berangkat haji. Artinya ketika berangkat haji kita sudah tidak punya hutang. Talangan haji hanya berfungsi sebagai penolong untuk mendapatkan porsi haji

    ReplyDelete

Thank you for visiting my blog, please write your comment here! I am pleased to be back to visit your blog.
Maaf bila ada kalimat yang mengandung link akan secara otomatis masuk kotak spam oleh sistem blogspot.

DMCA.com