21 May 2012

Lima Anggapan Salah Tentang Merokok

anggapan salah tentang rokok

Merokok adalah salah satu kebiasaan buruk yang harus dihentikan bagi perokok dan yang belum merokok terutama anak remaja se bisa mungkin harus menghindarinya jangan sampai ikut menjadi perokok. Karena bila seseorang sudah menjadi perokok orang sangat sulit untuk berhenti me- rokok kecuali  dengan niat serta motivasi tinggi. Ada lima faktor atau lima anggapan salah tentang merokok sehingga orang banyak yang tidak berniat berhenti merokok.

Anggapan salah tentang rokok tersebut  mengakibatkan para perokok sangat enggan atau tidak berniat menghentikan kebiasaan merokok nya  dan walaupun sudah mencoba untuk berhenti ternyata banyak juga yang gagal. Berikut adalah lima anggapan tersebut:

1. Merokok itu keren

Anggapan ini adalah terjadi di kalangan para perokok pemula yang kebanyakan anak muda dan remaja yang menganggap bahwa merokok memperlihatkan kegagahan atau ke-jantanan. Sehingga kebanyakan anak muda yang merokok adalah pria karena ada pula anggapan yang salah dan seolah bernada ejekan bahwa yang tidak merokok tidak jantan atau tidak maskulin. Akibatnya anak-anak muda termasuk remaja yang bergaul bersama teman-temannya kemungkinan besar akan tertular dengan kebiasaan merokok tersebut. Maka banyak perda yang  melarang merokok di kawasan tertentu misalnya sekolah karena sebagai tempat mendidik anak-anak dan remaja, serta rumah sakit untuk mendidik  masyarakat bahwa merokok itu tidak baik untuk kesehatan walau pun dalam pelaksanaan nya kawasan bebas rokok ini kurang efektif tapi itu lebih baik dari pada tidak ada pelarangan sama sekali.

2. Merokok mempererat pergaulan

Pola penularan kebiasaan merokok terjadi  dalam sebuah pergaulan atau interaksi mulai penularan dari keluarga misalnya orang tuanya perokok maka kemungkinan anak mereka perokok. Bergaul sehari-hari dengan perokok ada kemungkinan ikut terbawa karena misalnya, diajak,  dan ditawarka oleh teman-teman yang sesama perokok. Mula-mula yang  tadinya tidak merokok ikut mencoba-coba walau menghisap asap tidak menikmati  tapi akhirnya  setelah sistem peredaran darah menyesuaikan maka ia akan menikmatinya  pada akhirnya ia  akan ketagihan karena rokok mengandung zat adiktif.

3. Merokok susah berhenti

Setelah seseorang  menjadi perokok sebagian orang akan  sadar dan berusaha akan berhenti tetapi selalu gagal. Maka dalam hatinya selalu mengatakan bahwa merokok susah berhenti. Ini merupakan sugesti yang selalu terbawa dipikirannya bahwa merokok susah berhenti akhinya selamnya ia tidak akan berusah untuk berhenti.

4. Merokok melahirkan inspirasi.

Ada anggapana dengan merokok akan timbul inspirasi atau ide ide cemerlang apakah itu ide untuk bisnis mempertajam pemikiran untuk mencari peluang baru atau ide untuk melahirkan sebuah karya misalnya karya seni. Hal ini adalah suatu anggapan salah sebuah ide atau inspirasi tidak ada hubungannya dengan rokok.

5. Merokok menghilangkan stres.

Stres bahasa Indonesia menjadi tegang yaitu suatu tekanan terhadap mental seseorang. Stres adalah beban rohani  yang melebihi beban maksimum kemampuan rohani itu sendiri.  Hal ini terjadi pada seseorang yang sedang mengalami banyak persoalan atau masalah ada anggapan dengan merokok stres berkurang kenyataannya itu terjadi pada saat menikmati rokok saja maka bila hisapan rokok habis ya tetap saja persoalan tidak akan beres dengan merokok.

Demikian posting kali tentang lima anggapan salah tentang merokok. mohon maaf ini hanya opini penulis belaka anda boleh tidak sependapat atau boleh tidak setuju.

33 comments:

  1. tapi bagi mereka yang udah terlanjur kecanduan sangat susah menghentikannya. walau udah tahu efeknya

    ReplyDelete
  2. @penuliscemenpasti itu namanya juga zat aditif

    ReplyDelete
  3. Semua tergantung niat dan pemahaman kalau merokok suatu hal yang tidak berguna. sudah terbukti! orang yang sudah bertahun2 merokok, sehari bisa 2-3 bungkus. tapi dengan niat yang kuat dan kesadaran diri, berhenti merokok bukanlah hal yang mustahil...

    ReplyDelete
  4. dari kelihatannya aja, menghirup asap adalah kegiatan yang tidak sehat, apalagi jika sudah banyak bukti yang memperlihatkan bahaya merokok.

    menurut pendapat saya, selain buruk untuk kesehatan fisik, merokok juga muruk untuk perkembangan mental. hal ini terlihat ketika seseorang yang sedang merokok diharapkan untuk mematikan rokoknya, biasanya mereka akan marah (sangat mudah marah).

    ReplyDelete
  5. Wah gan Alhamdulillah ane dah berhenti merokok, salah satu trik untuk berhenti meroko itu adalah... yakinkan hati kalau rokok itu haram. Udah deh asal keyinanan manteb hram pasti takut mau merokok. itu pengalaman ane sih :)

    ReplyDelete
  6. @mistermukminbetul juga tergantung niat buktinya saya juga bisa berhenti

    ReplyDelete
  7. @Fakry Naras Wahidipasti pak sebagian perokok ada juga yang marah ketika di tegor, kalau sadar mereka tidak akan marah

    ReplyDelete
  8. @Irgim Bukan Blogger Terbaik Indonesia betul itu salah satu motivasi yang mempengaruhi keberhasilan untuk berhenti merokok

    ReplyDelete
  9. How to Quit Smoking? Here...

    http://fast-stop-smoking.info/

    ReplyDelete
  10. pengen berhenti.. tapi susah juga ya,, kayanya perlu di hipnotis ni.. hehe
    visit back gan.. tips kesehatan

    ReplyDelete
  11. @Ken-zoobisa tapi efek hipnotis kan hanya beberapa jam

    ReplyDelete
  12. postingan yang bagus sob
    sangat bermanfaat

    ReplyDelete
  13. @Imtikhan terima kasih sobat sudah berkunjung

    ReplyDelete
  14. Tapi saya kurang setuju sama nomor 4, penelitian di Jerman pernah membuktikan merokok melahirkan inspirasi kok :)

    ReplyDelete
  15. @Deny Gnasher itu kan untuk perokok segala aktivitas juga mesti harus diselingi merokok

    ReplyDelete
  16. haha sy perokok....tidak ada anggapan yg macam2 tentang rokok....cuma satu saja yaitu menikmati dan bersyukur masih bisa hidup, diberi rizki dan kemudahan.....dan bisa menghargai orang yg tidak merokok. Sy merokok selalu ditempat pribadi...bukan ditempat umum dan tertutup.

    ReplyDelete
  17. @arya-devihaha.. terima kasih sobat saya juga mantan perokok sama seperti anda

    ReplyDelete
  18. terjumpa info ni, juga pasal rokok… sharing is caring… - Berhenti Merokok Dengan SmokerHaven

    ReplyDelete
  19. @armouris ok sobat saya sudah berkunjung

    ReplyDelete
  20. sangat setuju dengan paparan artikel di atas

    ReplyDelete
  21. alhamdulillah kang asep hampir 40% artikel saya ber pr dari om google, sama juga seperti punya kang asep telah memiliki penaikan pr di beberapa artikelnya. Ayo smangat

    ReplyDelete
  22. Kang asep, pertanyaan nya sudah saya jawab di postingan terbaru saya

    ReplyDelete
  23. @akangsuryaok sobat saya akan meluncur ke TKP

    ReplyDelete
  24. @ASAZ
    Zat aditif? ha.ha.ha...
    nikotin kok zat aditif to Mas? apa gak salah tuh...

    ReplyDelete
  25. ho.ho.ho...berarti rokok sama saja dengan glukosa, dan zat pewarna ya? kan termasuk zat aditif, kata mas AZAZ...

    lha kalau MSG masuk adiktif po aditif ya?

    ReplyDelete
  26. @guru satap oya yang benar apa tuh? kalau di bilang zat adiktif kayaknya terlalu berbahaya ya kayak narkotik aja...hehehe

    ReplyDelete
  27. @guru satapooh rupanya ane salah ee harusnya adiktif ya

    ReplyDelete
  28. percuma aja ada iklannya.. tutup pabriknya baru beres.. tp siapa yang barani wong prokok termasuk penyumbang devisa yg besar..

    ReplyDelete

Thank you for visiting my blog, please write your comment here! I am pleased to be back to visit your blog.
Maaf bila ada kalimat yang mengandung link akan secara otomatis masuk kotak spam oleh sistem blogspot.

DMCA.com